Menjadi Kepala Daerah seperti Gubernur/walikota/Bupati adalah sebuah jabatan eksekutif ditingkatan daerah, adalah tidak beda dengan pejabat negara lainnya maupun presiden yang mempunyai garis-garis besar dalam bekerjanya maupun hubungan antar lembaga. Hal tersebut untuk menjaga tidak tumpang tindihnya birokrasi dalam pemerintahan yang mengakibatkan inefisiensi implementatif. Singkatnya, hal ini membantunya dalam menjalankan pemerintahan yang syarat dengan elemen hukum dan politik.
Selanjutnya Kepala Daerah haruslah seorang yang mempunyai visi dan misi yang jelas yang terutama dalam kepemimpinan daerahnya. Selain itu tidakkah lebih baik jika seorang kepala daerah yang amanah, dalam arti mampu memujudkan apa yang dijanjikan selama kampanye? Disini stategi-strategi pembangunan yang efektif diperlukan guna menjaga kestabilan serta kelancaran dalam merealisasikannya, bukan kalkulasi dukungan politik semata.
Secara pribadi, kesemuanya berpusat pada satu inti yaitu kinerja. Sebuah janji, tujuan ataupun cita-cita pasti akan terletak pada proses kinerja bagaimana mencapainya. Demikian juga dengan seorang Kepala Daerah, akan semakin bermanfaat bagi masyarakat daerahnya jika mengandalkan kinerja-kinerja yang kongkrit. Apalagi dalam era otonomi daerah sekarang ini yang memberikan keleluasaan yang lebih pada daerah sehingga dapat dikatakan awal yang baik dalam pengembangan dan pembangunan.
Untuk kelanjutannya agar kebijakan pemerintah daerah sinkron dengan kenyataan dilapangan serta berguna untuk memberikan poin-poin determinasi maupun kolaborasi target-target pembangunan, sebaiknya dilakukan upaya-upaya dasar seperti penyerapan aspirasi masyarakat, pemetaan geografis daerah, pemahaman kondisi sosial budaya maskarakat lokal serta pemahaman ekonomi lokal. Secara empiris, hasil-hasil tersebut diatas berbeda satu sama lain setiap daerah. Untuk itulah dapat kita simpulkan bahwa setiap daerah memiliki potensi dan karakteristik yang berbeda yang tentunya menuntut perlakuan berbeda pula. KD haruslah benar-benar mengerti akan daerahnya. Bukan sekedar figur terkenal, tokoh maupun emosi putra daerah belaka.
Beberapa aspek yang harus dipenuhi antara lain:
(1) Aspek Ekonomi
Gerak ekonomi adalah salah satu yang terpenting dalam suatu daerah. Perkembangannya juga tidak lepas dari geologis ekonomis dan historis masyarakat setempat, sehingga hal ini memungkinkan perbedaan karakteristik perekonomian satu daerah dengan yang lain. misalnya daerah A yang tanahnya subuh untuk pertanian maka mayoritas penduduknya bergerak dibidang pertanian. Berbeda dengan daerah B yang dekat dengan pantai dan tanah yang kurang subur sehingga tidak cocok untuk lahan pertanian, maka dari itu penduduknya lebih banyak yang bekerja dibidang perikanan dan pariwisata.
Dari ilustrasi diatas, salah satu strategi untuk menyiasati dalam hubungannya dengan pengembangan ekonomi adalah memakai konsep keunggulan komparatif, yaitu pembangunan dengan mengembangkan keunggulan ekonomis setempat, dimana tidak terdapat ditempat lain. Pola ini memungkinkan untuk membentuk identitas dan meningkatkan daya saing tersendiri satu sama lain antar daerah. Hal tersebut dengan membawa dampak positif dalam pembangunan nasional karena akan banyak terbantu dalam menentukan kebijakan dan efisiensi.
Selain itu, tugas pemerintah daerahlah yang memberikan tatanan pijakan dan dukungan yang penuh pada kewirausahaan dan kegiatan ekonomi lainnya. Secara lebih nyata dalam dunia bisnis membutuhkan stimulus-stimulus seperti penyediaan infrastruktur, birokrasi perijinan yang praktis, insentif pajak, aturan-aturan main yang jelas dalam berbisnis, pengelolaan kekayaan alam yang tidak monopolitik, perlindungan, pendidikan dan pelatihan usaha, upah minimum daerah, memberdayakan organisasi-organisasi pekerja dan kebijakan supported sektoral lain-lainnya yang sesuai.
Masalah pengangguran dan tingginya angka angkatan kerja juga tidak kalah penting untuk diselesaikan dengan menciptakan program-program kerja yang padat karya maupun memberikan insentif kepada usaha yang melibatkan tenaga yang banyak. Surplus anggaran daerah seharusnya dimaksimalkan dengan program diatas serta dalam rangka menyediakan infrastruktur usaha yang berkesinambungan.
(2) Aspek Kesehatan
Aspek ini meliputi tingkat kelahiran, tingkat umur rata-rata hidup, kebersihan, kondisi Mandi cuci kakus (MCK), populasi penduduk dalam hubungannya dengan kesehatan, pemahaman masyarakat tentang kesehatan, pelayanan dan kuantitas publik kesehatan didaerah, program vaksinasi, disease preventives dan masih banyak lagi. Secara ringkas, program-program yang berhubungan dengan kesehatan lokal sangat mendukung berjalannya aspek lain. Oleh karena itu concerning akan meningkatkan kualitas kesehatan, akan memudahkan masyarakat dalam mengakses kebutuhan sehatnya. Ada semacam timbal balik positif jika semakin sejahtera suatu daerah maka semakin tinggi kualitas kesehatan masyarakat, semakin mudah pemerintah menjalankan proses pembangunan, begitu sebaliknya.
(3) Aspek Tata Ruang Kota
masalah ini mungkin menjadi permasalahan daerah dimana-mana yaitu kurang tertatanya tata ruang kota yang baik. Akibatnya terjadinya tumpang tindih pembangunan pemukiman, areal pendidikan, perkantoran, mall, pelayanan public lainnya, hotel, bangunan-bangunan yang mempunyai historikal yang tinggi dan lain-lainnya. Jika kita melihat situasi-situasi urban khususnya sangatlah crowded berserta aktivitas masyarakatnya yang berjejal-jejalan.
Ada baiknya untuk mengatasinya dibuat cities designs planning yang membantu pengaturan dan alokasi konsentrasi pembangunan infrastruktur. Untuk memperkuatnya maka memasukkannya dalam salah satu orientasi kebijakan-kebijakan daerah sangatlah mendukung selain memberikan landasannya berupa payung hukum atas implementasinya.
Strategi yang lain adalah memangkas birokrasi proyek-proyek yang ada dengan mekanisme satu pintu, memungkinkan terkontrolnya di dilapangan dan memperkecil inefisiensi yaitu pungutan, korupsi, kolusi maupun pajak berganda.
(4) Aspek Pendidikan
Aspek ini tidak kalau pentingnya dengan yang lain. Dus, sangat berhubungan dengan kebijakan pemerintah pusat.
Memajukan pendidikan adalah suatu keharusan yang di amanatkan undang-undang dan menjadi ujung tombak pembangunan bangsa negara di masa depan.
Perkembangan pembangunan nasional di dunia pendidikan sudah ada peningkatan meski berjalan lambat. Program wajib belajar, sekolah gratis dan peningkatan anggaran pendidikan diharapkan mampu memperbaiki kualitas dan kuantitas warga negara.
Di tingkatan daerah, dukungan pemerintah daerah untuk mengembangkan dan meneruskan kebijakan tersebut dengan mempersiapkan pelaksanaan dan teknis program-program yang ada, selain mengontrol hambatan-hambatannya, seperti pungutan diluar pendidikan, bocoran alokasi anggaran pendidikan dan sebagainya.
Diluar itu tidak menutup kemungkinan pemerintah daerah memajukan pendidikan dengan kreativitas sendiri sepanjang tidak keluar kebijakan nasional, misalkan peran aktifnya dalam sekolah-sekolah alternatif, memfasilitasi sekolah dengan dunia usaha, dukungan kepada sekolah selain negeri dan sebagainya.
Masih banyak lagi pembahasan-pembahasan diluar kontek diatas yang seperti saya ulas diatas. Perbedaan sangat mungkin terjadi satu daerah dengan daerah lain tentang prioritas kerja kepala daerah sehingga sinergi dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakatnya.
Cakupan diatas menggambarkan situasi dan solusi singkat atas daerah-daerah secara general yang semoga dapat memaksimalkan pembangunan tentunya. Insya Allah demikian adanya.
Tampilkan postingan dengan label Tangsel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tangsel. Tampilkan semua postingan
Senin, 20 Desember 2010
Bicara Kepala Daerah di Tangsel Bicara Kompetensi: dalam Marissa Haque & Ikang Fawzi
Label:
addie ms,
Anne Marie Schimmel,
Ikang Fawzi,
m,
mahfud md,
Marissa Haque,
MBA,
Pemilukada 2010,
Tangsel,
UGM
Senin, 29 November 2010
Gugatan pada AIB Tangsel (Airin Rachmi DIany-Benyamin Dafni) di MK oleh Andre Taulani Stinky & Arsyid
Gugatan Pemilukada, Pertarungan Andre 'OVJ'-Airin Dimulai
Sumber: http://news.id.msn.com/okezone/regional/article.aspx?cp-documentid=4488978
TANGERANG - Sidang perdana gugatan hasil sengketa Pemilukada Tangerang Selatan di Makamah Konstitusi (MK) dimulai, hari ini.
Dalam sidang gugatan itu, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie akan melawan dua pasangan calon nomor urut satu Yayat Sudarajat-Norodom Soekarno dan nomor urut tiga Arsid-Andre Taulany.
"Agenda sidang gugatan Pemilukada adalah pembacaan berkas masing-masing penggugat. Gugatan mereka di MK, terkait PNS tidak netral oleh Pemkot Tangsel, penggelembungan suara oleh KPU Tangsel, dan politik uang oleh tim sukses Airin-Benyamin," beber Ketua Tim Sukses Pasangan Airin-Benyamin Very Muchlis Ariefuzzaman kepada okezone, di BSD, Serpong, Minggu (28/11/2010).
Very menjelaskan, gugatan pasangan calon nomor urut satu dan tiga di MK sangat tidak mendasar. Karena hanya dilandaskan pada opini dan asumsi tim sukses pasangan calon semata. Tidak ada data-data dan bukti otentik yang cukup kuat untuk memenangkan gugatan di MK. Untuk itu, pihaknya yakin menang dalam gugatan MK.
"Kalau menurut keyakinan saya, Bapak Mahfud MD di MK akan memenangkan pasangan Airin-Benyamin. Sesuai dengan sidang pleno KPU Tangsel di Wisma Syahida UIN Syarif Hidayatullah. Kecuali, mereka punya bukti konkret terkait pelanggaran yang kami lakukan. Kilah Very Muchlis Ariefuzzaman Ketua Timses pasangan AIB (Airin-Benyamin) didampingi Ocil asistennya," sebutnya.
Very menuturkan, dalam kasus PNS tidak netral yang melibatkan pejabat teras Pemkot Tangsel, kasus itu terjadi jauh hari sebelum kampenya Pemilukada Tangsel. Begitupun dengan penggelembungan suara dan politik uang.
"Dalam kasus penggelembungan suara, kita punya formulir C1 di 1890 TPS. Lengkap dengan tanda tangan masing-masing saksi dari pasangan calon. Jadi tidak mungkin terbantahkan. Sedang untuk politik uang, mereka lah yang melakukan kecurangan," cetusnya.
Sumber Tulisan (Pasangan Yayat-Norodom): "Very Muchlis Ariefuzzaman Kebakaran Jenggot Membela Pasangan AIB (Airin-Benyamin) di Pemilukada Tangsel 2010"
Sumber: http://news.id.msn.com/okezone/regional/article.aspx?cp-documentid=4488978
TANGERANG - Sidang perdana gugatan hasil sengketa Pemilukada Tangerang Selatan di Makamah Konstitusi (MK) dimulai, hari ini.
Dalam sidang gugatan itu, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie akan melawan dua pasangan calon nomor urut satu Yayat Sudarajat-Norodom Soekarno dan nomor urut tiga Arsid-Andre Taulany.
"Agenda sidang gugatan Pemilukada adalah pembacaan berkas masing-masing penggugat. Gugatan mereka di MK, terkait PNS tidak netral oleh Pemkot Tangsel, penggelembungan suara oleh KPU Tangsel, dan politik uang oleh tim sukses Airin-Benyamin," beber Ketua Tim Sukses Pasangan Airin-Benyamin Very Muchlis Ariefuzzaman kepada okezone, di BSD, Serpong, Minggu (28/11/2010).
Very menjelaskan, gugatan pasangan calon nomor urut satu dan tiga di MK sangat tidak mendasar. Karena hanya dilandaskan pada opini dan asumsi tim sukses pasangan calon semata. Tidak ada data-data dan bukti otentik yang cukup kuat untuk memenangkan gugatan di MK. Untuk itu, pihaknya yakin menang dalam gugatan MK.
"Kalau menurut keyakinan saya, Bapak Mahfud MD di MK akan memenangkan pasangan Airin-Benyamin. Sesuai dengan sidang pleno KPU Tangsel di Wisma Syahida UIN Syarif Hidayatullah. Kecuali, mereka punya bukti konkret terkait pelanggaran yang kami lakukan. Kilah Very Muchlis Ariefuzzaman Ketua Timses pasangan AIB (Airin-Benyamin) didampingi Ocil asistennya," sebutnya.
Very menuturkan, dalam kasus PNS tidak netral yang melibatkan pejabat teras Pemkot Tangsel, kasus itu terjadi jauh hari sebelum kampenya Pemilukada Tangsel. Begitupun dengan penggelembungan suara dan politik uang.
"Dalam kasus penggelembungan suara, kita punya formulir C1 di 1890 TPS. Lengkap dengan tanda tangan masing-masing saksi dari pasangan calon. Jadi tidak mungkin terbantahkan. Sedang untuk politik uang, mereka lah yang melakukan kecurangan," cetusnya.
Sumber Tulisan (Pasangan Yayat-Norodom): "Very Muchlis Ariefuzzaman Kebakaran Jenggot Membela Pasangan AIB (Airin-Benyamin) di Pemilukada Tangsel 2010"
Label:
Airin Rachmi Diany,
Andre Taulani Stinky,
Arsyid,
com,
engkong ragile,
Ikang Fawzi,
kompasiana,
Marissa Haque,
Ratu Atut Chosiyah,
Tangsel
Kamis, 19 Agustus 2010
Dalam Ramadhan Ini Bukti CInta Ikang Fawzi di Tunjukkan Mengalir pada Marissa Haque IStrinya

Kamis, 19 Agustus 2010 13:37 | Tag: Ramadhan 2010
Kapanlagi.com - Ikang Fawzi, musisi senior yang khas dengan vokal rock nya, mengaku akam menghabiskan Lebaran dengan keluarga. Momen inilah yang dimanfaatkan suami Marissa Haque ini untuk lebih dekat dengan seluruh anggota keluarga besarnya.
Ditemui di kediamannya di Pelangi Bintaro, Tangerang, Banten, Rabu, 18 Agustus kemarin, Ikang pun menceritakan rencana lebarannya kali ini. "Lebaran tahun ini merupakan lebaran pertama kehilangan bapak saya dan kebetulan orangtua saya berdua sudah meninggal jadi saya akan berkumpul dengan keluarga besar itu hal wajib dan kakak saya pintar masak bikin steak lidah dan sangat dekat dan saling tolong menolong," jelasnya.
Ikang juga mengakui bahwa tugas yang harus dikerjakan di rumah ketika lebaran tiba haris dibagi dengan anggota keluarga yang lain. "Pasti (repot) dan harus cari solusi. Dan menjadi momentum bersama urus rumah dan bisa ketekel (terhandle) juga rumah sebesar ini. Life must go on," ungkap pria yang masih terlihat awet muda ini.
Berkaitan dengan berkah dan makna Ramadhan yang dirasakan Ikang dan keluarga, Ikang menjawab bahwa apa yang dirasakannya luar biasa, sebagai berkah dari usaha yang sudah dilakukan puluhan tahun.
Ikang juga berharap bahwa bulan ini akan membawa diri dan keluarganya ke perbaikan, seperti yang diungkapkannya, "Aku pengen setiap tahun ada perbaikan, apalagi saya perbanyak sholat mulai dari tarawih, tahajud, duha dan itu saya lakukan selama 5 tahun ini karena saya pengen niat banyak baca Alquran. Dan bantuan dari Allah banyak manfaatnya."Lantas apa makna Ramadhan buat Ikang? "Ada rasa kebersamaan keluarga, peduli dengan orang lain apalagi masalah yang dialami istri saya menguras pikiran saya dan saya pikir ini adalah ibadah karena istri saya paling jauh dari KKN dan saya bergairah untuk membantu istri saya," pungkasnya. (kpl/hen/mae)
Label:
2010,
Christine Panjaitan,
Ikang Fawzi,
keluarga,
Marissa Haque,
pemilukada,
Tangsel
Sabtu, 14 Agustus 2010
Pertarungan Wahidin Halim vs Ratu Atut Chosiyah untuk Gubernur Banten 2011
Senin, 24 Mei 2010, 19:30 WIB
Sumber: http://www.berita8.com/news.php?cat=1&id=22522
Hingar bingar Pemilukada di Kota Tangerang Selatan kini semakin panas, bahkan aksi saling sobek poster para bakal calon sudah terjadi dan kampanye terselubung pastinya sudah menjadi rahasia umum.
Suasana panasnya politik di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tersebut tak lepas dari konflik kepentingan pada pemilihan Gubenur Banten yang akan dilaksanakan pada pertengahan 2011 nanti.
Peta politik sementaranya adalah pertarungan pemilihan gubernur Banten, antara Ratu Atut Chosyiah yang dikabarkan akan mencalonkan diri lagi dan Walikota Tangerang Wahidin Halim yang juga dikabarkan sudah ancang-ancang mencalonkan diri sebagai Gubernur Banten.
Jika bisa menguasai wilayah Tangerang maka pada pemilihan gubernur Banten dipastikan akan memenangi pemilihan gubernur.
Sumber: http://www.berita8.com/news.php?cat=1&id=22522
Hingar bingar Pemilukada di Kota Tangerang Selatan kini semakin panas, bahkan aksi saling sobek poster para bakal calon sudah terjadi dan kampanye terselubung pastinya sudah menjadi rahasia umum.
Suasana panasnya politik di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tersebut tak lepas dari konflik kepentingan pada pemilihan Gubenur Banten yang akan dilaksanakan pada pertengahan 2011 nanti.
Menurut salah satu pengamat politik lokal Lazuardhi, di Kota Tangsel kepada Berita8.com, Senin (24/5/2010) mengatakan selain menjadi pertarungan politik para tokoh di wilayah Kota Tangsel juga adanya uji materi pertarungan pemilukada Gubenur Banten pada 2011 nanti.
'Pemilukada Tangsel semakin panas karena adanya pertarungan perebutan kursi Banten 1 pada 2011 nanti yang tidak akan lama lagi digelar,' ungkapnya.
Peta politik sementaranya adalah pertarungan pemilihan gubernur Banten, antara Ratu Atut Chosyiah yang dikabarkan akan mencalonkan diri lagi dan Walikota Tangerang Wahidin Halim yang juga dikabarkan sudah ancang-ancang mencalonkan diri sebagai Gubernur Banten.
Jika bisa menguasai wilayah Tangerang maka pada pemilihan gubernur Banten dipastikan akan memenangi pemilihan gubernur.'Wilayah Tangerang yang kini dibagi menjadi 3 wilayah sangat potensial menjadi ladang suara pada pilbub nanti, namun namanya politik bisa berubah setiap saat,' katanya.
Dari data Litbang Berita8.com, peta pertarungan tersebut sudah bisa dilihat dengan jelas, antara Airin Rachmi Diany dan Achmad Suwandi, jika Airin merupakan adik ipar dari Atut sedangkan Suwandi adalah adik dari Wahidin.
Saat ini keduanya memang populer dikalangan wilayah Tangerang Selatan dan bakal calon kuat.(Fz/Dod/Ip/Cie
Jumat, 13 Agustus 2010
Islamic Banking School dari Bandung untuk Tangsel: Marissa Haque Fawzi
Islamic Banking School
Setelah didaulat untuk menjadi Duta Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) bersama Riri Reza, Marissa juga kini menjabat Ketua Lembaga Keuangan Mikro Ekonomi Syariah di Partai Persatuan Pembangunan turut meresmikan berdirinya, Islamic Banking School di Bandung. Ketua Lembaga Studi Keuangan Mikro Syariah, Hj. Marissa Haque Fawzi, memaparkan materinya pada Stadium General dan Pembukaan Masa Perkuliahan Perdana IBS atau Islamic Banking School di Auditorium Kampus Dakwah jalan Batik Halus Kota Bandung, Senin 20 Oktober 2008.
Acara yang bertemakan "Prospek Perbankan Syariah Ditengah Krisis Ekonomi Global dan Peluang SDI Perbankan dalam Pemberdayaan Ummat." Menghadirkan Pimpinan cabang Bank Mega Syariah Bandung Dewi Mayangsari dan Dekan MKS UIN Bandung Ahmad Hasan Ridwan.
(Sumber: Harian Pikran Rakyat, Bandung, Jabar, 2009)
Langganan:
Postingan (Atom)




